• Movie
  • Trailer Pertama Men In Black: International

Trailer Pertama Men In Black: International

Mon, 31 December 2019
Trailer Pertama Men In Black: International

Sukses dengan tiga film Men in Black sebelumnya, beberapa waktu lalu muncul trailer film spin-off berjudul Men in Black: International. Jika film-film terdahulu dibintangi oleh Will Smith dan Tommy Lee Jones, maka kali ini peran utama tersebut dipercayakan pada Tessa Thompson dan Chris Hemsworth. Kedua pemain film juga pernah beradu akting bersama dalam film superhero Marvel, yaitu Thor: Ragnarok.

 

Hadirkan sosok Agent M dan Agent H

Hadirkan sosok Agent M dan Agent H

Dilansir dari laman Variety, film Men in Black: International ini menjadi satu-satunya rangkaian film MIB yang nggak menampilkan Agent J dan K. Trailer Men In Black: International menceritakan Tessa Thompson sebagai Agent M bergabung dalam organisasi rahasia MIB yang memperkenalkannya pada para alien yang tinggal di bumi dengan menyamar sebagai manusia. Sebagai partner, muncul sosok Chris Hemsworth sebagai Agent H. Kedua agent MIB ini bertugas untuk menghentikan bencana global akibat ancaman alien.

 

Menampilkan pemain film berbakat lainnya

Urbaners, nggak hanya Tessa Thompson dan Chris Hemsworth yang bakal beradu akting di dalam film Men In Black: International ini. Coba perhatikan lagi, di dalam trailer pertama yang muncul, lo juga bisa menyaksikan kehadiran Liam Neeson sebagai pemimpin MIB London dan Emma Thompson yang memerankan sosok Agent O, kepala organisasi MIB. Ada pula Rebecca Ferguson, Kumail Nanjiani, dan Rafe Spall.

 

Mengambil latar tempat markas MIB di London

Mengambil latar tempat markas MIB di London

Mungkin lo masih inget di film-film Men in Black sebelumnya latar tempat yang digunakan berpusat pada markas MIB di New York. Nah, di film spin-off kali ini yang dipakai adalah markas MIB di London. Berperan sebagai Agent M dan Agent H, Tessa Thompson dan Chris Hemsworth nanti juga diceritakan tengah melindungi bumi dari ancaman sekelompok alien.

 

Disutradarai F. Gary Gary

Men in Black: International disebut-sebut bakal mengikuti jejak kesuksesan rangkaian film Men in Black sebelumnya yang meraup untung hingga 624 juta USD.  Membawa nama F. Gary Gary sebagai sutradara yang pernah sukses dalam film The Fate of the Furious dan Straight Outta Compton pastinya nggak menutup kemungkinan kalau film spin-off yang dijadwalkan tayang di Amerika Serikat pada bulan Juni 2019 juga mendulang sukses.

 

Jadi, lo sudah nonton trailer pertama Men in Black: International belum?

 

 

Source: variety.com

Cerita Baru The Raid Akan Diberi Judul baru

Thursday, February 20, 2020 - 14:05
Adegan dalam film The Raid yang memperlihatkan seni bela diri silat

Sebagian besar pencinta film sudah pasti tahu dengan The Raid. Kesuksesannya menembus pasar film global membuatnya diproduksi dengan sekuel yang mempromosikan seni bela diri Indonesia: pencak silat. Yang terbaru, The Raid akan dibuat dengan sentuhan Hollywood, tapi dengan judul berbeda. Selain judul yang berbeda, judul terbaru berdiri sendiri tanpa mendapat pengaruh dari fim sebelumnya.

Bukan Lagi Remake

Frank Grillo, sutradara baru The Raid yang mengubah judul film menjadi Zeno

Pada 2017 lalu, Frank Grillo dan Joe Carnahan melontarkan sebuah pernyataan yang menggembirakan banyak fans, yaitu akan memproduksi remake dari film The Raid. Namun, seiring berjalannya waktu, kabar itu hilang dengan sendirinya. Tapi pada April 2019, muncul sebuah update bahwa judul baru bukan merupakan remake dari film sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara, Grillo dan Carnahan memberikan statement, mereka telah ‘berpisah’ dari XYZ film, yang sebelumnya mempunyai hak cipta dari The Raid. Dengan begitu, cerita dan penokohannya akan berbeda dengan film sebelumnya. Begitu juga aktor dan aktris yang akan terlibat dalam proyek baru.

Berjudul Zeno

Nggak lagi mengusung nama The Raid, Grillo dan Carnahan mengumumkan bahwa film terbaru mereka akan berjudul Zeno, yang juga merupakan tokoh utama pada film. Saat ini, pihaknya sedang melakukan negosiasi dan perbincangan dengan sejumlah aktor ternama untuk membintangi film ini.

Zeno akan memiliki jalan cerita yang berbeda dengan The Raid. Pada garapan Gareth Evans 2011 silam, dikisahkan pasukan polisi menyerbu sebuah gedung di Jakarta dengan tujuan utama menaklukkan komplotan bandit. Aktor-aktor kenamaan Indonesia terlibat di dalamnya, seperti Iko Uwais dan Donny Alamsyah. Namun, pada versi Carnahan, polisi akan menangkap penjahat, tapi nggak di gedung seperti yang diceritakan The Raid.

Alasan dibuatnya Zeno

Zeno, meskipun diceritakan dengan karakter dan alur yang berbeda, tapi tetap memiliki premis yang relatif sama dengan sekuel The Raid sebelumnya. Sebelum diberi judul berbeda, Grillo mengaku sangat tertarik untuk membuat kelanjutan cerita dari The Raid, tapi dengan versi Hollywood.

Ketertarikan Grillo dalam membuat Zeno salah satunya karena memiliki kedekatan dengan Iko Uwais. Mereka pernah menjalani proses syuting bersama untuk Beyond Skyline di Batam. Grillo juga mengagumi Iko lewat film action-nya. Keputusan Grillo dalam membuat sekuel The Raid, sebelum diubah judul menjadi Zeno, diumumkan lewat akun Twitter-nya. Pada tweet-nya, Grillo menyatakan sudah mengantongi persetujuan dari Gareth Evans, sutradara sebelumnya.

Ketenaran The Raid

 

Lahirnya Zeno nggak luput dari kesuksesan The Raid, film Indonesia yang pertama kali dapat tayang di Toronto International Film Festival. Bisa dibilang, The Raid adalah film action pertama asal Indonesia yang bisa menembus pasar mancanegara. Antusiasme dan euforia yang tercipta benar-benar menyebar di banyak tempat.

Di Festival film Toronto, The Raid mendulang banyak pujian dari para kritikus film. Nggak hanya itu, The Raid juga berhasil menggondol penghargaan The Cardillac People’s Choice Midnight Madness Award di ajang yang sama. Nggak sampai di situ, The Raid juga diputar di beberapa festival serupa seperti Festival Film Sundance Amerika, Festival Film Internasional Dublin Jameson Irlandia, dan Festival Film Busan.

Kesuksesan The Raid itu lah yang membuat Grillo tertarik untuk membuat adaptasinya, meski dengan judul yang berbeda. Jadi, sudah siap untuk nonton Zeno?