• Music News
  • Mudamudi, Bawa Lagu Oldies dengan Semangat Baru

Mudamudi, Bawa Lagu Oldies dengan Semangat Baru

Mon, 11 May 2020
Teman satu kampus yang punya passion sama

Berdiri sejak tahun 2018, duo DJ Mudamudi, Vika dan Bibiw, dulunya hanyalah teman sesama tongkrongan yang sempat tampil bareng dalam acara kampus mereka. Siapa sangka, sejak saat itu, mulai muncul banyak tawaran buat mengisi event-event lain. Uniknya, walaupun usia mereka masih muda, justru lagu-lagu yang dibawakan Mudamudi adalah lagu-lagu lama. “Selain karena gue dan Vika penggemar lagu-lagu oldies, di tahun 2018 belum banyak DJ yang bawain lagu-lagu oldies. Lagu-lagu oldies ini ternyata menarik banget dibawakan dengan konsep DJ,” cerita Bibiw.

 

Enak Dibawa Sing Along

Mudamudi membawakan kembali lagu-lagu oldies atas kecintaan pada lagu-lagu lama

Bibiw yang juga berprofesi sebagai videografer ini menambahkan kalau lagu-lagu oldies sangat enak dibawakan sing along. Tentunya keseruan semakin berlipat ganda ketika audiens ikut bernyanyi bersama. “Awalnya, kami berdua adalah penikmat lagu-lagu oldies sing along yang hobi datang ke tempat-tempat di mana lagu sejenis ini sering diputar,” tambah Bibiw. Menurutnya, lagu-lagu oldies memberikan impact yang baik, seperti lagu-lagu dari Chrisye, Reza Artamevia, Potret, Bee Gees, Michael Jackson, dan juga Earth Fire and Wind.

Ada vibes yang berbeda saat membawakan lagu-lagu oldies. Bisa nostalgia barengan, serta memperluas cakupan pendengar. Nggak heran penikmat Mudamudi berasal mulai dari kalangan tua sampai anak muda. Membawakan lagu lama buat Mudamudi sendiri menjadi semacam perkenalan kepada anak-anak muda kekinian, kalau ada lagu-lagu keren dari jaman dulu yang nggak lekang dimakan zaman.

 

Mix and Match

Menurut Mudamudi anak muda Indonesia harus berani kreatif dan berjuang untuk passion-nya

Sebagai DJ, duo Mudamudi punya teknik sendiri supaya sebuah lagu menjadi hidup dan bisa dinikmati pendengar secara maksimal. Ini bukan hanya dari pembawaan DJ, tetapi juga cara mereka menerjemahkan musik ke era sekarang. “Gue dan Vika bikin mix and match ke versi zaman sekarang supaya lebih nyambung, tapi tentu saja tanpa menghilangkan ruh dari ‘kejadulan’ lagu-lagu oldies tersebut. Buat Mudamudi, ruh inilah yang membuat lagu-lagu oldies masih relevan sampai sekarang,” terangnya bersemangat.

“Salah” (Potret), ”Cintaku” (Chrisye), ”Dahulu” (The Grove), ”Can’t Take My Eyes” (Frankie Valli), dan ”September” (Earth Fire and Wind) adalah beberapa lagu yang kerap dimainkan oleh Mudamudi dalam setiap penampilannya. Karena pilihan lagu mereka, terkadang ada anak-anak muda yang kurang ngeh dengan musik yang mereka mainkan. Namun buat Mudamudi, ini bisa jadi salah satu upaya mengabadikan kenangan dan musik pada masanya.

Karenanya, sangat penting membaca situasi ketika perform untuk tahu mana kira-kira musik yang cocok di event ataupun venue tersebut. “Walaupun konsep kami oldies, tapi kami tetap update dengan lagu-lagu yang sedang hype. Ini sangat penting untuk membaca kecenderungan pendengar dan tren saat ini,” tambah Bibiw lagi.

 

Semangat Oldies yang Hidup di Era Kekinian

Membawa pendengar sing along dengan lagu-lagu oldies

Kalau lo merasa Mudamudi hanya terdiri dari duo Bibiw dan Vika saja, lo salah banget, Bro! Butuh manajemen tim yang solid untuk membentuk konsep keren. Biwi dan Vika adalah talent utama dari Mudamudi, namun mereka digawangi kru andalan juga, yaitu Opal sebagai MC, Ziyag untuk bagian dokumentasi, Chesya sebagai manajer, dan Raka Soundman sekaligus Road Manager. “Tim Mudamudi beranggotakan teman-teman dekat, dari lingkungan yang sama,” tambah Bibiw.

Pertemuan tim Mudamudi ini nggak hanya kalau lagi ada job manggung. Sewaktu-waktu juga ada pertemuan di basecamp untuk membahas dan mendiskusikan rencana-rencana ke depan. Kurang lebih 60% jadwal manggung Mudamudi selalu berada di jam malam, sehingga mereka harus cakap mendiskusikan jadwal kerja agar tidak berbenturan dengan agenda lain.

Walaupun baru terbentuk di 2018, ternyata Mudamudi sudah mengisi banyak event. Mulai dari acara buka bersama, The Sounds Project, perayaan kemerdekaan Indonesia, grand opening brand, Dies Natalis kampus, perayaan tahun baru, dan masih banyak lagi, Bro!

Buat Mudamudi sendiri, perkembangan industri musik di Indonesia sudah sangat beragam dan variatif. Untuk industri DJ saja, sudah semakin banyak talent dengan ciri khas mereka masing-masing. Buat Bibiw, ini menunjukkan kalau anak-anak muda Indonesia kreatif banget dan sudah bisa menunjukkan ekspresi diri dan keinginan kuat mewujudkan passion masing-masing. Ditambah lagi, perkembangan platform musik juga semakin mendukung pekerja kreatif untuk melanjutkan mimpinya.

“Kalau lo punya passion, ya dijalani saja. Lewati semua prosesnya, baik naik atau turunnya. Jangan terlalu berharap lebih kalau lo nggak mau bergerak dan melakukan. Tenang saja, semua pasti kebayar kok!” pungkas Bibiw.

Buat lo yang senang dengan lagu-lagu oldies dan ingin tahu lebih banyak mengenai Mudamudi, langsung saja cek di feed mereka di @_mudamudi_!

 

 

The Chainsmokers akan Jadi Host untuk Festival EDM Virtual Pertama

Fri, 29 May 2020
Salah satu penampilan panggung The Chainsmokers

Di tengah pandemi, banyak banget festival musik yang dibatalkan dan para musisi dengan kreatifnya menghadirkan konser virtual yang bisa lo nikmati #MumpungLagiDirumah saja. Konser virtual EDM yang diselenggarakan oleh Sirius XM ini diberi judul DisDance. Sekilas terdengar seperti “distance,” sesuai dengan kondisi terkini kita semua. Festival EDM virtual pertama ini dibawakan langsung oleh The Chainsmokers.

 

Akan Berlangsung Selama Tiga Hari

Andrew Taggart dan Alex Pall tersenyum ke kamera dalam salah satu panggung mereka

Keseruan dari festival virtual DisDance ini berlangsung selama tiga hari. SiriusXM secara eksklusif menunjuk Andrew Taggart dan Alex Pall dari The Chainsmokers untuk meramaikan festival EDM ini dari rumah mereka. Festival EDM ini berlangsung pada 22 hingga 24 Mei 2020 lalu. Disiarkan secara langsung dari saluran BPM milik SiriusXM.

Festival virtual ini sukses jadi obat rindu para pecinta musik EDM dan yang nggak bisa kemana-mana, apalagi seru-seruan di festival dalam waktu dekat. Apalagi set musik EDM dimainkan dalam waktu yang cukup panjang, yakni tiga hari di akhir pekan. Waktu yang tepat Bro buat bersenang-senang dan melepas penat sejenak.

 

Jadi Bentuk Support untuk Industri Musik

Penampilan spektakular The Chainsmokers dengan tembakan kembang api dari sisi panggung

Festival virtual ini juga dilengkapi dengan set eksklusif milik Avicii di tahun 2011. Sedikit banyak dapat mengobati para penggemar musisi dengan nama asli Tim Bergling yang meninggal di tahun 2018 lalu. Set yang dijadikan penghormatan pada musisi EDM yang satu ini disambut positif para penggemar musik EDM.

Nggak hanya itu, panggung EDM virtual ini juga akan menyumbangkan keuntungan serta sejumlah donasi bagi MusicCares. Tujuannya untuk dapat mendukung para pekerja di industri musik yang membutuhkan dan terdampak dari adanya pandemi ini. Apalagi mengingat nggak ada lagi konser dan festival yang diadakan, beberapa pekerja di industri musik juga ikut merugi tanpa ada pekerjaan selama pandemi.

 

Line Up Musisi EDM Terbaik

Alex Pall dan Andrew Taggart berpose dengan apparel serba hitam

Nggak hanya dibawakan oleh musisi EDM terbaik seperti The Chainsmokers saja, Bro. Festival EDM virtual yang sudah berlangsung ini diramaikan jejeran musisi EDM yang nggak kalah keren dan eksklusif pula. Termasuk juga musisi-musisi EDM dengan nama besar seperti Afrojack, Alesso, Armin van Buuren, Gryffin, Kaskade, Krewella, Kygo, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nggak lupa juga musisi EDM yang populer dan lagu-lagunya banyak jadi hits, seperti Major Lazer, Marshmello, Martin Garrix, Steve Aoki, juga Tiësto. Ada juga set ekslusif milik Avicii yang tadi sempat disebutkan di atas. Ini adalah penampilan Avicii dalam acara eksklusif milik SiriusXM di tahun 2011.

Kebayang ya betapa serunya festival EDM yang disiarkan dari set masing-masing line up musisi EDM ini. Tujuannya pun nggak semata-mata untuk menghibur lo yang ada di rumah atau mengobati kerinduan lo akan ramainya suasana festival EDM. Tetapi sekaligus juga membantu dan memberi kontribusi berarti di tengah pandemi yang sedang berlangsung ini.

 

 

 

Sources: The Billboard, TicketNews, SiriusXm