• Music News
  • Lauryn Hill at Tobago Jazz Experience

Lauryn Hill at Tobago Jazz Experience

Thu, 11 February 2016

Buat para pecinta Jazz, pasti tahu dong festival jazz yang punya nama Tobago Jazz Experience? Acara ini sudah dikonfirmasi bakal dilaksanakan bulan April nanti, tepatnya tanggal 16 hingga 24. Sayangnya sih bukan di Indonesia, melainkan di Pigeon Point Heritage Park, Tobago. Hmm, menikmati alunan musik jazz, salsa, latin, R&B, reggae, dan musik kontemporer lainnya di pulau tropis? A kind of party that you could ever dream of!

 

Lauryn Hill, Bintang Tobago Jazz Experience 2016

Sebelum-sebelumnya, Tobago Jazz Experience pernah menampilkan penyanyi terkenal macam George Benson, Erykah Badu, Randy Crawford, Chaka Khan, dan lain-lain. Di tahun 2016, Tobago Jazz Experience melontarkan nama Lauryn Hill untuk mengisi acara. Yup, pelantun lagu Ready, Killing Me Softly with His Song, dan Doo Wop itu bakal manggung di Tobago!

Lauryn Hill at Tobago Jazz Experience

 

Berkat suara emasnya, penyanyi yang terkenal berkat band The Fugees di tahun 90-an itu pernah memenangkan penghargaan Grammy loh, Urbaners. Makanya, nggak heran kalau kali ini Hill bakal jadi pentolan di Tobago Jazz Experience.

Kebayang nggak tuh serunya nonton dan mendengarkan langsung performa Lauryn Hill dan artis internasional lainnya, plus aksi-aksi instrumental dari pemusik lokal, diiringi desir ombak, sambil pakai baju adat setempat dan mengunyah makanan tradisional di sana? Kalau punya uang lebih, nggak perlu mikir dua kali sih buat cabut ke sana, Urbaners!

 

Party Like a Caribbean

Selain tiket akomodasi buat bolak-balik Indonesia dan Karibia, terus nyambung kendaraan lain buat sampai ke Tobago, kamu butuh merogoh kocek sekurang-kurangnya 300 dolar Trinidad dan Tobago. Tapi, itu cuma untuk masuk ke sub acara tanggal 19 April, yaitu Jazz Signal. Tiket Tobago Jazz Experience punya variasi harga yang bermacam-macam, namun paling mahalnya nggak sampai 3 juta rupiah kok, Urbaners!

Lauryn Hill at Tobago Jazz Experience

Sekarang, coba deh lo cari-cari tiket promo ke Karibia. Kali aja bisa dapat, mumpung masih bulan April acaranya. Buat yang cuma bisa nonton streaming, sama-sama berdoa biar di Ancol, atau setidaknya Anyer, bisa bikin yang sekeren ini juga aja yuk, Urbaners!

 

Sumber:

www.blackenterprise.com, http://tobagojazzexperience.com, http://jazzfestival2016.com

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.