Home Music Miguel, Musisi R&B Yang Dibandingkan dengan Prince

Miguel, Musisi R&B Yang Dibandingkan dengan Prince

Friday, June 17, 2016 - 14:14
Bagikan
Facebook Twitter Email

Orang sepertinya nggak asing lagi dengan yang namanya Miguel. Gara-gara melantunkan lagu berjudul Adorn, namanya mulai dikenal banyak kalangan, terutama pecinta musik. Akibat berkiblat pada penyanyi legendaris, Prince, banyak orang yang menganggap dirinya sebagai “duplikat” dari penyanyi tersebut. Hal ini semakin membuat dia terkenal. Belum lagi kontroversi yang dia buat ketika insiden Miguel Leg Drop.

 

Dibandingkan dengan Prince

Miguel Jontel Pimentel, atau yang lebih dikenal dengan nama Miguel, terkenal sebagai seorang penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika Serikat. Setelah merilis album All I Want Is You di November 2010, popularitas Miguel perlahan naik. Puncaknya ketika lagu Adorn muncul di tahun 2013. Lagu tersebut bahkan memenangkan penghargaan Grammy Awards sebagai Best R&B Song di tahun yang sama.

Lagu-lagunya beraliran R&B, funk, hip hop, rock, serta electronic. Banyak yang membandingkan dirinya dengan penyanyi Babyface bahkan Prince.

 

Cita-cita jadi penari, nggak kesampaian

Lahir di San Pedro, Los Angeles, California, pada tanggal 23 Oktober 1985, Miguel kecil mulai dikenalkan dengan lagu-lagu R&B tua kesukaan ibunya, serta lagu-lagu kesukaan ayahnnya, mulai dari funk, hip hop, jazz, hingga classic rock. Di umur 5, Miguel awalnya ingin menjadi seorang penari. Namun, di usia 13, dia memutuskan untuk mencoba berkarir di dunia musik. Hal tersebut dibuktikan pada umur 14, ketika dia menulis sebuah lagu dan mengembangkannya dengan four-track recorder yang didapatkan dari pamannya.

Tahun 2004, Miguel menandatangani kontrak bersama label indie, Black Ice, dan mulai membuat album studionya berjudul Young & Free. Sayang, album tersebut nggak jadi dirilis. Tahun 2007, Miguel bergabung dengan Jive Records dan siap merilis album debut All I Want Is You. Karena dianggap melanggar kontrak, Black Ice menuntutnya. Akibatnya, album tersebut ditunda hingga November 2010. Album ini pun langsung bertengger di angka 109 deretan Billboard 200. Hingga saat ini, udah 3 album yang dirilis, All I Want Is You (2010), Kaleidoscope Dream (2012), dan Wildheart (2015).

Miguel pun sempat membuat kontroversi ketika tampil terlalu bersemangat saat main di Billboard Music Awards 2013. Ketika itu, Miguel menyanyikan lagu berjudul Adorn. Karena saking semangatnya, Miguel lompat di atas panggung dan melukai dua penonton saat mendarat. Insiden ini pun jadi meme di internet dengan nama Miguel Leg Drop.

 

Source: officialmiguel.com, Wikipedia.org