• Music News
  • L'Arc-en-Ciel, Jatuh Bangun di Dunia Musik Bukan Halangan Untuk Berkarya

L'Arc-en-Ciel, Jatuh Bangun di Dunia Musik Bukan Halangan Untuk Berkarya

Tue, 16 August 2016

Buat lo pecinta musik bergenre j-rock, lagu-lagu milik band ini mungkin jadi salah satu lagu wajib koleksi lo. Nggak kaget memang, karena lagu-lagu bergenre j-rock jadi populer salah satunya berkat band ini. Siapa sangka, band asal Jepang yang namanya terdengar hampir di seluruh dunia ini sempat jatuh bangun bahkan vakum di masa kejayaannya. Lalu, apa yang membuat mereka kembali berkarya?

Bergenre alternative rock

L'Arc-en-Ciel, Jatuh Bangun di Dunia Musik Bukan Halangan Untuk Berkarya
Pecinta anime atau lagu-lagu bergenre japan rock mungkin akan sangat mengenal band yang satu ini, L'Arc-en-Ciel. Band yang berdiri di Osaka, Jepang, sejak tahun 1991 ini memang punya track record istimewa dibanding band-band Jepang lainnya. Salah satunya adalah menjadi performer asal Jepang pertama yang tampil di Madison Square Garden.

Untuk genre, pada dasarnya L'Arc-en-Ciel, atau biasa disebut Laruku di Jepang, menganut aliran alternative rock. Hebatnya, selama puluhan tahun menciptakan lagu, genre mereka nggak berubah, selain penampilan alter ego mereka, P’unk-en-Ciel, yang memang memainkan genre post-punk. Bisa lo rasakan bedanya ketika membandingkan L'Arc-en-Ciel memainkan Hitomi no Jyuunin dengan saat P’unk-en-Ciel memainkan Honey.

Sempat terpuruk


Siapa sangka, band ini sempat jatuh saat puncak karir. Saat itu, tahun 1997, drummer kedua mereka, Sakura, tertangkap tangan memiliki heroin. Tak lama, Sakura mengumumkan keluar dari band. Saat itu juga single mereka, The Fourth Avenue Café, yang jadi ending theme serial animasi Rurouni Kenshin diganti setelah hanya 4 episode saja. Perilisan single tersebut juga ditunda hingga tahun 2006 lalu.

Meski demikian, tiga anggota sisanya: Tetsu, Hyde, dan Ken, tampil membentuk band baru, The Zombies, yang digadang-gadang sebagai “band jiplakan L'Arc-en-Ciel” dan menyanyikan lagu L'Arc-en-Ciel. Band ini kemudian memperkenalkan Yukihiro sebagai pengganti Sakura dan kembali ke dunia musik Jepang.

Sayangnya, di tahun 2001 hingga 2003, band ini memutuskan untuk hiatus. Para anggotanya membuat single sendiri-sendiri hingga akhirnya di 2004 mereka kembali. Tak kalah seru, kembalinya L'Arc-en-Ciel di dunia musik ditandai dengan konser debut di Amerika Serikat, tepatnya di event Otakon dengan penonton sekitar 12.000 orang. Hingga saat ini, L'Arc-en-Ciel telah membuat 12 album.

Kalau lo pengen merasakan musik-musik karya L'Arc-en-Ciel, kami sarankan pilih lagu-lagu dari album True dan Real. Lo juga perlu ngedengerin P’unk-en-Ciel untuk merasakan bedanya.

The Strokes Rilis Album Baru Setelah 7 Tahun

Thursday, February 20, 2020 - 14:47

Jika lo pencinta musik rock, terutama lagu-lagu dari The Strokes, nggak lama lagi lo akan bisa mendengarkan karya-karya baru mereka dalam album teranyar The New Abnormal. Band yang dibentuk sejak 1998 itu segera mengeluarkan album terbaru, dengan formasi lengkap Albert Hammond Jr, Fabrizo Moretti, Julian Casablancas, Nikolai Fraiture, dan Nick Valensi.

Album The New Abnormal

The Strokes mengumumkan tanggal rilis album pada acara kampanye Bernie Sanders di New Hampshire

Setelah tujuh tahun vakum, akhirnya album baru dari The Strokess dirilis dengan judul The New Abnormal. Frasa The New sendiri mengacu pada sesuatu yang baru, setelah sekian lama nggak ada album yang dikeluarkan. The New Abnormal merupakan album ke-6 milik band rock asal New York Amerika Serikat itu. Dalam momentum ini, The Strokes menyanyikan dua lagu yang ada pada album barunya.

Album The New Abnormal akan dirilis pada April mendatang. Pengumuman ini disampaikan Selasa 11 Februari lalu, tepatnya beberapa jam setelah menghadiri kampanye calon presiden Bernie Sanders di New Hampshire. Album The New Abnormal berisi sembilan lagu, diantaranya The Adults are Talking, Bad Decisions, At the Door, dan Why Are Sundays So Depressing.

Rilis Video Klip

Beberapa video klip dari lagu yang ada pada album The New Abnormal sudah bisa ditonton di kanal YouTube. Satu diantaranya adalah At the Door. Lagu ini menjadi satu diantara sekian lagu di dalam album yang dikerjakan di Shangri-La Studios, California. Lagu At the Door sendiri dirilis pada 14 Februari lalu, bertepatan dengan Hari Valentine. Lo akan merasakan tabuhan drum Fab Moretti yang benar-benar menghentak. Ini akan mengobati rasa kangen akan musik pop rock dengan suara drum yang menderu.

 

Kepastian Rilis Album

Kerinduan pada genre musik rock membuat The Strokes sudah berencana sejak tahun lalu untuk menelurkan album barunya. Tahun lalu, band yang digawangi Albert Hammond Jr, Fabrizo Moretti, Julian Casablancas, Nick Valensi, dan Nikolai Fraiture ini sudah memberikan pernyataan langsung tentang rencana peluncuran album baru. Bahkan di akhir 2019, band asal New York ini sempat menyanyikan The Adults Are Talking, salah satu lagu yang ada di album terbaru mereka.

Pada momen itu, Julian mengatakan bahwa tahun 2020 akan ada sebuah kejutan atau surprise untuk para fans. Ini membuat penggemar memiliki kepastian, setelah terdengar kabar burung sejak September 2019 tentang peluncuran album. Album ke-enam yang akan dirilis April mendatang akan melanjutkan diskografi setelah album Comedown Machine yang dirilis tujuh tahun lalu. The Strokes juga pernah merilis Future Present Past EP pada 2016, tapi dalam bentuk mini album yang hanya berisi empat lagu.

Setelah mendapat kepastian tentang tanggal rilis album ke-7 dari The Strokes, sudah siapkah untuk mendengarnya?

Source: Billboard, Kumparan, Matamatamusik