Home Scoop Stage Bus Jazz Tour di Solo yang Selalu 'Pecah'
Stage Bus Jazz Tour di Solo yang Selalu 'Pecah'

Stage Bus Jazz Tour di Solo yang Selalu 'Pecah'

Thursday, August 22, 2019 - 14:38
Bagikan
Facebook Twitter Email

Setiap tahun, antusias warga Solo menyambut kedatangan Stage Bus Jazz Tour selalu meriah. Dan tahun ini pengalaman yang sama terulang kembali, Urbaners. Lebih dari 1.100 orang pengunjung memadati The Park Mall, Solo, demi menyaksikan penampilan dari Indro Hardjodikoro, Payung Teduh dan Ahmad Abdul. Seperti apa sih keseruannya? Check this out!

 

Kolaborasi Apik Indro Hardjodikoro & Sruti Repati

Sebagai musisi pembuka, penampilan Indro Hardjodikoro patut diberi 2 jempol. Malam itu, kepiawaiannya dalam bermain bass berhasil membentuk kerumuman penonton di bibir panggung. “Solo selalu seperti ini ya, ramai. Udah 2 periode kota ini jadi mercusuar buat musik Indonesia,” tutur Indro di tengah-tengah penampilannya. Ditemani beberapa additional player, Indro melanjutkan aksinya dengan membawakan lagu-lagu dari album “Get Closer”.

Tak lama, Indro memanggil seorang penyanyi perempuan ke atas panggung. Rambutnya tersimpul sanggul besar, dengan pakaian khas adat jawa yang memancarkan kesan ayu nan anggun. Dia adalah Sruti Respati, penyanyi jazz dan pesinden legendaris asli Solo yang akan berkolaborasi dengan Indra.

Kolaborasi Apik Indro Hardjodikoro & Sruti Repati

 

Kehadiran Sruti di atas panggung sontak memberikan warna yang berbeda. Instrumen jazz yang sebelumnya ditampilkan, menjadi lebih lengkap dengan karakter suara Sruti yang khas. “Ini lagu aku judulnya ‘Dolanan’, kita coba nyanyi bareng bisa, ya?” ajak Sruti mengarah ke penonton. Malam itu, kolaborasi mereka berdua membangkitkan animo pengunjung. Di sisi lain, penampilan mereka saat itu secara tidak langsung mengajak pengunjung Stage Bus Jazz Tour 2019 untuk mengentalkan jati diri dan karakter, sebagai bangsa besar yang mempunyai banyak ragam tradisi serta kebudayaan.

 

 

Cerita Payung Teduh Terjebak 7 Jam di Bandara

Satu malam sebelum tampil di Stage Bus Jazz Tour 2019, Solo, Payung Teduh baru saja merasakan pengalaman pertama mereka terjebak di bandara selama 7 jam. Penyebabnya, lantaran pesawat yang akan mereka tumpangi mengalami kendala teknis dan harus menunggu pesawat susulan. Cerita itu yang akhirnya membuka penampilan Comi, Ivan, Ale dan beberapa additional player Payung Teduh di The Park Mall.

Cerita Payung Teduh Terjebak 7 Jam di Bandara

 

Walaupun tampil dalam kondisi kurang istirahat, tapi Payung Teduh berhasil mengajak lebih dari 1000 penonton bernyanyi sepanjang perform. Terutama di lagu “Cerita Tentang Gunung dan Laut” dan “Resah”. Malam itu, gabungan suara penonton berhasil mengalahkan alunan musik yang dihasilkan Payung Teduh. “Solo emang selalu pecah, ya! Semangat kalian ngasih energi baru buat kami. Terima kasih udah datang dan mendukung Payung Teduh,” ujar Comi sambil memegang contra bass miliknya.

 

 

Panggung Pertama Ahmad Abdul di Solo

Panggung Pertama Ahmad Abdul di Solo

 

Tampil di puncak acara, Ahmad Abdul hadir layaknya seorang ksatria bergitar di atas panggung, Urbaners. Suara yang khas dan petikan gitarnya yang begitu piawai berhasil menyihir para penonton yang bekumpul di The Park Mall. Lebih dari 1.000 penonton terbius pesonanya dan sesekali ikut bernyanyi dengan penuh semangat.

 

Menariknya, penampilan Ahmad Abdul di Stage Bus Jazz Tour 2019 di Solo menjadi yang pertama kalinya. Penyanyi asal Kupang, NTT ini berkali-kali menyampaikan rasa kagumnya terhadap antusias penonton yang hadir. "Ini pertama kalinya saya main di Solo, dan ternyata semangat kalian sebesar ini. Senang bisa menghibur kalian semua malam ini, dan semoga kalian juga puas, ya" ujar Ahmad Abdul setelah membawakan "Bukan Cintaku", single yang baru dirilisnya 5 bulan lalu.