Gowes Lintas Benua Oleh Diego-Marlies: Everything in Between - MLDSPOT
  • Traveling
  • Gowes Lintas Benua Oleh Diego-Marlies: Everything in Between

Gowes Lintas Benua Oleh Diego-Marlies: Everything in Between

Tue, 08 September 2020
diego marlies gowes lintas benua bawa misi sosial

Mungkin jarak yang paling jauh pernah lo tempuh saat lagi gowes sepeda ada di skala kota ke kota, seperti Jakarta ke Bandung. Atau lebih ekstrem lagi, Jakarta – Yogyakarta, atau bahkan Jakarta – Bali? Tapi jarak itu mungkin tidak seberapa menurut Diego dan Marlies.

Beberapa bulan yang lalu, Diego dan Marlies adalah pasangan yang memamerkan perjalanannya menggunakan sepeda di pameran “Everything in Between”. Memangnya seberapa jauh sih perjalanannya sampai dipamerkan?

Sudah siap bacanya, bro? Perlu lo ketahui kalau Diego dan Marlies adalah pasangan yang berhasil menempuh jarak yang gokil alias luar biasa jauh. Percaya atau nggak, Diego dan Marlies gowes lintas benua. Benar bro, lo nggak salah baca. Gue ulang lagi nih: mereka gowes lintas benua!

Diego Yanuar dan Marlies Fennema, hanya menggunakan sepeda untuk melakukan perjalanan dari Belanda ke Indonesia. Bro, Belanda-Indonesia kalau naik pesawat aja mungkin lo sudah pegal-pegal sendiri, ini bagaimana kalau gowes, nih!

 

Ada Apa Diego-Marlies Gowes Sampai Lintas Benua?

diego marlies gowes sepeda lintas benua bawa misi sosial

Credit Image: kumparan.com

Setelah melalui 23 negara dalam 322 hari, Diego dan Marlies menyelesaikan perjalanan darat dengan gowes sepeda dari Belanda ke Indonesia dengan selamat. Kalau dipikir-pikir, ada apa nih sampai pasangan ini gowes lintas benua?

Nah perlu lo ketahui nih bro, kalau ternyata Diego dan Marlies mempunyai misi sosial yang besar! Mereka mengumpulkan dana untuk hewan, tumbuhan, sampai manusia dan segala perjalanannya – terangkum dalam pameran yang judulnya “Everything in Between”.

You guys have my respect! Mulai dari 2 April 2018 yang lalu, Nijmegen-Jakarta merupakan dua kota yang dipisahkan sama jarak kurang lebih mencapai 12.000 kilometer. Kalau naik pesawat, mungkin kurang lebih hanya 13 jam penerbangan saja, bro.

Tapi buat pasangan yang membawa misi sosial ini, mereka tempuh jarak sebanyak itu dan akhirnya sampai juga di Jakarta. Dengan membawa bekal masing-masing 50 kilogram di sepedanya, pasangan ini gowes lintas benua dengan bawa misi sosialnya.

 

Bagaimana Soal Perjalanannya Sendiri?

diego marlies gowes sepeda lintas benua bawa misi sosial

Credit Image: kumparan.com

Sempat tinggal di rumah-rumah penduduk yang mereka lewati, berinteraksi dengan beraneka ragam masyarakat, Diego dan Marlies menemukan kalau orang-orang yang paling Bahagia adalah mereka yang paling sederhana.

Sepanjang perjalanan itu, mereka menemukan banyak hal menarik, termasuk pemandangan alam yang super eksotis. Tapi nggak ayal juga mereka menemukan kesulitan. Bahkan salah satu kesulitan yang mungkin bisa dikatakan menjadi titik jenuh dari perjalanan tersebut, mereka temukan ketika melintasi pegunungan bersalju di Tajikistan.

Namun dengan tekad yang bulat dan kuat – mereka akhirnya berhasil menghindari badai salju yang hebat ketika ada warga lokal yang menawarkan untuk tinggal di rumahnya sementara. Perjalanan mereka jelas menginspirasi banyak orang juga, nih!

 

Lalu Bagaimana Soal Misi Mereka?

diego marlies gowes sepeda lintas benua bawa misi sosial

Credit Image: brilio.net

Misi kepedulian sesama mahluk hidup jadi salah satu alasan kuat mereka untuk melakukan perjalanan ini. Target mereka adalah mengumpulkan dana kurang lebih 15.000 Euro yang nantinya didonasikan ke tiga Lembaga sosial.

Di pameran Everything in Between kemarin, semua hal seru yang ada di perjalanan mereka tergambarkan dengan baik. Bahkan, sepeda yang mereka gunakan juga ikut dipajang beserta berbagai peralatan yang kerap mereka gunakan selama perjalanan.

Sebut saja seperti tenda, ukulele, peta, kompas, peralatan masak, sunscreen sampai berbagai gantungan kunci. Di dalam perjalanan itu, Diego dan Marlies juga tidak lupa membawa kamera dan laptop untuk merekam tiap-tiap hal seru yang mereka hadapi.

Wah asli sih ini, keren banget! Diego dan Marlies adalah inspirator kita, nih! Nah terkait sama gowes sepeda, seperti yang sudah pernah dijelaskan sebelumnya nih, @MLDSPOT dengan #MauLagiDimanapun dan #MLDSPOTNEWNORMALRIDE mengajak lo buat join video competition yang hadiahnya jelas menarik semua, nih!

Rekam hal-hal seru atau cerita dan momen menarik saat lo lagi gowes dan sepedaan, bikin video tersebut semenarik mungkin dengan visual yang kece, terus submit ke kita dan lo berkesempatan buat menang berbagai hadiah seru sampai uang puluhan juta rupiah, nih!

Penasaran? Langsung aja gas ke Instagramnya @MLDSPOT buat dapat informasi yang lebih lengkap, atau lo juga bisa klik di sini!

 

Feature Image – jawapos.com

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com